Penting untuk diluruskan sejak awal: soal-soal di bawah ini adalah contoh ilustratif untuk membantu Anda memahami gaya dan cakupan materi ujian AK3U — bukan soal resmi yang bocor dari Kemnaker. Materi ujian sesungguhnya disusun oleh penyelenggara pelatihan berdasarkan kurikulum yang diajarkan selama 12 hari pelatihan.
Ujian tertulis pada dasarnya menguji ulang apa yang sudah dibahas selama sesi teori. Peserta yang mengikuti seluruh materi dengan baik umumnya tidak kesulitan — persiapan terbaik adalah hadir penuh, bukan menghafal bank soal.
Contoh Soal: Dasar Hukum
| Soal | Jawaban |
|---|---|
| Undang-undang apa yang menjadi dasar utama K3 di Indonesia? | UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja |
| Peraturan apa yang mengatur tata cara penunjukan Ahli K3 Umum? | Permenaker No. PER-02/MEN/1992 |
Contoh Soal: P2K3 dan SMK3
| Soal | Jawaban |
|---|---|
| Perusahaan dengan berapa karyawan wajib membentuk P2K3? | 100 orang atau lebih (atau kurang dari itu jika berisiko tinggi) |
| Berapa jumlah elemen dan kriteria dalam audit SMK3? | 12 elemen, 166 kriteria |
Contoh Soal: HIRADC dan APD
| Soal | Jawaban |
|---|---|
| Sebutkan urutan hierarki pengendalian risiko dari yang paling diutamakan. | Eliminasi → Substitusi → Rekayasa Teknik → Administratif → APD |
| Siapa yang wajib menanggung biaya penyediaan APD? | Pengusaha, diberikan cuma-cuma kepada pekerja |
Tips Persiapan Ujian
- 1Hadir penuh 9 hari teori
Materi ujian mengikuti apa yang dibahas — jangan sampai bolos sesi.
- 2Pahami regulasi utama
Kuasai fungsi empat regulasi dasar, bukan hanya menghafal nomor peraturannya.
- 3Serius di laporan PKL
Presentasi laporan PKL adalah bagian resmi evaluasi, bukan formalitas.