JSA (Job Safety Analysis) — kadang disebut JHA (Job Hazard Analysis) — adalah teknik memecah satu pekerjaan menjadi langkah-langkah kecil, lalu mengidentifikasi bahaya di setiap langkah tersebut secara spesifik. Berbeda dari HIRADC yang memetakan bahaya di level proses atau area kerja, JSA fokus ke satu jenis pekerjaan secara mendetail.
Kapan JSA Digunakan?
Bekerja di ketinggian, ruang terbatas, pekerjaan panas (hot work), atau melibatkan bahan berbahaya.
Prosedur yang belum standar, atau baru pertama kali dilakukan tim tersebut.
Meninjau ulang langkah kerja untuk mencegah insiden serupa terulang.
Cara Membuat JSA
- 1Uraikan langkah kerja
Pecah pekerjaan jadi tahapan berurutan, sekecil mungkin.
- 2Identifikasi bahaya per langkah
Tanyakan: apa yang bisa salah di setiap tahapan ini?
- 3Tentukan pengendalian
Tindakan pencegahan spesifik untuk tiap bahaya yang teridentifikasi.
- 4Komunikasikan ke pekerja
JSA yang tidak dikomunikasikan ke pelaksana lapangan tidak ada gunanya.
Contoh Ringkas Tabel JSA
| Langkah Kerja | Potensi Bahaya | Pengendalian |
|---|---|---|
| Menaiki tangga menuju platform kerja | Terjatuh dari ketinggian | Gunakan full body harness, pastikan tangga terkunci |
| Mengoperasikan alat pemotong | Terpotong, terkena serpihan | Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung sesuai standar APD |